Baca Berita

IBU-IBU PKK KELURAHAN PADANGSAMBIAN DILATIH KREATIF MEMBUAT MODIFIKASI KEBEN (DECOUPAGE)

Oleh : yusswara | 03 Juni 2017 | Dibaca : 434 Pengunjung

Padangsambian, Pembinaan Kesejahtraan Keluarga (PKK) Kelurahan Padangsambian Denpasar menggelar senam sehat bersama dan pelatihan modifikasi keben (tempat sesajen) kreasi Ibu-ibu dengan teknik menggunting dan menempel yang di kenal dengan decoupage di Balai Desa Kelurahan Padangsambian, Denpasar, Bali, Selasa (30/5/2017) sore.

Selain senam, kegiatan pembinaan ini dilakukan oleh PKK kelurahan Padangsambian dengan tujuan kreativitas ibu-ibu PKK Kelurahan Padangsambian. Kegiatan seperti ini, rutin dilaksanakan oleh PKK Padangsambian pada Sabtu dan Minggu. Kegiatan tersebut dibagi menjadi dua, yaitu pada Sabtu dilaksanakan senam rutin seluruh PKK Kelurahan Padangsambian dan pada Minggu dilaksanakan kegiatan yoga.

Ketua PKK Kelurahan Padangsambian, Kadek Aria Prima Dewi mengatakan, PKK ini kembali dilaksanakan karena kemarin terdapat karang taruna yang melaksanakan pembinaan dengan melaksanakan program kerja senam dengan mengajak ibu-ibu di Kelurahan Padangsambian. Dari pengalaman tersebut, PKK berjalan dengan sendirinya. Ibu-ibu PKK melakukan program kegiatan senam dengan mencari instruktur senam dan mengatur jadwal kegiatan rutin juga sendiri tanpa harus digiring oleh ketua. "Jadi saya sebagai ketua PKK tidak harus selalu menggiring ibu-ibu yang ingin berkrativitas. Namun mereka sudah memperdayakan dirinya sendiri dalam setiap kegiatan yang ingin dilakukan," ujarnya.

Prima Dewi mengatakan, pada acara ini, PKK Kelurahan Padangsambian selain melakukan senam juga melakukan kegiatan industri karir. Industri karir ini, melakukan modifikasi keben dengan motif yang diinginkan. Jadi ibu-ibu di kelurahan Padangsambian bisa melakukan modifikasi keben dengan tisu. "Industri karir ini memberi ruang kepada ibu-ibu PKK yang ingin mempunyai pekerjaan. Hal ini karena ibu-ibu yang sudah menikah, jauh dari dunia karir. Jadi, tujuan terselenggaranya kegiatan ini agar masyarakat, khususnya ibu-ibu di Padangsambian bisa tetap mengurus anak, punya penghasilan serta mempunyai kreativitas yang bisa menghasilkan uang," tegasnya.

Teknik yang berasal dari Perancis ini menggunakan tisu bermotif sebagai medianya dengan melakukan proses menggunting dan menempel. Dalam kegiatan ini, PKK Kelurahan Padangsambian melakukan pelatihan dengan memodifikasi keben agar terlihat menjadi cantik dan menarik.

Dewi Andrayani yang merupakan pembina decopage keben mengatakan, kegiatan ini sangat mudah dilakukan, namun juga harus memiliki jiwa seni. Selain itu, bahan yang digunakan juga tidak banyak, hanya menggunakan gunting, lem, tisu bermotif dan minyak pengkilat atau pernis. "Kegiatan ini sangat mudah, hanya menggunting dan menempel dan menghasilkan nilai jual yang tinggi," ungkapnya.

Pelatihan ini, dilakukan agar masyarakat Padangsambian bisa mempelajari cara dan mungkin menerapkan proses atau kegiatan memodifikasi keben dengan teknik decoupage.

Dalam teknik decoupage ini, tisu yang digunakan adalah tisu Eropa dan India, khususnya yang bermotif. "Pembuatan dengan teknik decoupage ini kita bisa membuat sesuai keinginan kita, dengan motif kita sendiri," tegas Dewi.

Selain kegiatan karir industri ini, PKK Kelurahan Padangsambian juga melaksanakan banyak kegiatan, seperti mengedukasi bagaimana caranya mengasuh anak, pelatihan daur ulang dari bahan-bahan sampah, membuat jamu, latihan memasak, dan perlombaan memasak dengan bahan ubi ungu. (humaskelurahanpds)

--------------------------

Sumber :

 http://bali.tribunnews.com/2017/05/31/ibu-ibu-di-padangsambian-dialtih-kreatif-bikin-keben


Oleh : yusswara | 03 Juni 2017 | Dibaca : 434 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Foto
Pembukaan pelatihan Banten
Video
No Video.
Facebook
Twitter